Seputar Dunia IT dan Fakta Unik Lainnya

Saturday, 6 August 2016

Strategi Bersaing dan Strategi PLC PT Ultrajaya Milk Industry dan PT Frisian Flag Indonesia | PowerPoint/Slide/.ppt



Landasan Teori Strategi PLC


Tahap Introduction

Tahap Growth

Menurut Kotler (2009), sepanjang tahap pertumbuhan, perusahaan dapat menggunakan beberapa strategi untuk mempertahankan pertumbuhan pasar selama mungkin :
  • Meningkatkan kualitas produk, menambah ciri-ciri atau fitur-fitur produk, serta memperbaiki modelnya.
  • Menambah model baru dan produk penyerta (misal: produk dengan ukuran berbeda, rasa, dan sebagainya untuk melindungi produk utama).
  • Beralih dari iklan yang membuat orang menyadari produk (product-awareness advertising) ke iklan yang membuat orang memilih produk tertentu (product-preference advertising).

Tahap Maturity

Menurut Kotler (2009) ada tiga fase kedewasaan, yaitu :
  • Fase kedewasaan bertumbuh (growth maturity): Tingkat pertumbuhan penjualan mulai menurun dan tidak ada saluran distribusi baru.
  • Fase kedewasaaan stabil (stable maturity): Penjualan datar atas dasar per kapita karena kejenuhan pasar, dan masa depan penjualan ditentukan oleh pertumbuhan populasi dan permintaan pengganti.
  • Fase kedewasaan menurun (decaying maturity): Penjualan menurun dan konsumen mulai beralih ke produk lain.

Tahap Decline

Menurut Arman dkk (2006) berikut adalah strategi bertahan dalam tahap penurunan yang tersedia untuk perusahaan yaitu :
  • Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar.
  • Mempertahankan level investasi sampai ketidakpastian industri itu terselesaikan.
  • Mengurangi investasi secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan.
  • Menuai investasi untuk memulihkan kas secepatnya.
  • Melepas usaha secepat mungkin dengan menjual asetnya.

Landasan Teori Strategi Bersaing

  • Robert M. Grant : “Strategi bersaing adalah kombinasi antara akhir dan tujuan yang diperjuangakan oleh perusahaan dengan alat (kebijaksanaan) dimana perusahaan berusaha sampai kesana” (1997;18). 
  • Philip Kotler : “Strategi yang secara kuat menempatkan perusahaan terhadap pesaing dan yang memberi perusahaan keunggulan bersaing yang sekuat mungkin” (2001;312). 
  • Michael E. Porter : “Strategi bersaing adalah pencarian akan posisi bersaing yang menguntungkan di dalam suatu industri, arena fundamental tempat persaingan terjadi” (1994;1). 

Sejarah Perusahaan


Sejarah PT Ultrajaya Milk Industry

  • PT Ultrajaya telah berkembang dengan sangat pesat hingga mampu meraih posisi saat ini sebagai salah satu perusahaan terkemuka di Indonesia untuk produk-produk susu dan jus buah (Tahun 1950).
  • Perusahaan ini memasuki tahap pertumbuhan pesat sejalan dengan perubahannya menjadi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (Tahun 1971).
  • Saat ini, 90 persen dari keseluruhan hasil produksi perusahaan ini dipasarkan di seluruh Indonesia, sementara sisanya diekspor ke negara-negara di Asia, Eropa, Timur Tengah, Australia dan Amerika Serikat. Baik untuk pasar dalam negeri maupun ekspor, produk-produk yang dijual adalah produk yang sejenis.
  • Pertumbuhan pesat tersebut diraih oleh adanya sebuah filosofi sederhana: “Sebuah tekad untuk memproduksi produk dalam kemasan berkualitas tinggi memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia yang terus meningkat”. 

Sejarah PT Frisian Flag Indonesia

  • Agar lebih mudah diterima oleh pasar dan masyarakat, produk Frisian Flag kemudian dikenal dengan nama “soesoe tjap bendera”. Upaya strategis tersebut terbukti ampuh dan Susu Kental Manis pun mulai dikenal dan dicari konsumen di seluruh penjuru negeri.
  • Pada tahun 1968, PT Friesche Vlag Indonesia didirikan melalui kemitraan antara Cooperatieve Condensfabriek Friesland dan sebuah perusahaan lokal. Pada tahun 1969 pabrik Pasar Rebo mulai dibangun dan pada awal 1971, pabrik tersebut mulai memproduksi Susu Kental Manis untuk dipasarkan ke seluruh penjuru tanah air.
  • Setelah produk susu kental manis, PT Friesche Vlag Indonesia mulai memproduksi susu bubuk pada tahun 1979, susu pertumbuhan yang pertama di Indonesia pada 1988, dan susu UHT siap saji pada 1991.
  • Pada tahun 2002, perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi PT Frisian Flag Indonesia, dan pada tahun-tahun berikutnya, beberapa perusahaan ikut bergabung di bawah bendera PT Frisian Flag Indonesia. Dan pada tahun 2010, Frisian Flag melakukan pembaharuan identitas atau logo produknya.


Analisis Strategi Product Life Cycle (PLC)

Analisis Strategi PLC PT Ultrajaya

Tahap Introduction

  • Dimulai dari pabrik susu rumahan pada tahun 1958 di Bandung, Jawa Barat PT Ultrajaya berkembang, hingga selanjutnya di tahun 1971 PT Ultrajaya melebarkan sayap bisnisnya menjadi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company. 
  • Tak hanya sebagai pelopor, PT Ultrajaya pun masih unggul diantara produsen susu segar alami dan minuman ringan untuk seluruh konsumen Indonesia dengan beberapa varian brandnya, seperti Ultra Milk untuk produk susu segarnya, Teh Kotak untuk minuman teh segarnya, dan Sari Kacang Ijo, Sari Asem Asli untuk produk minuman sehatnya.

Tahap Growth

  • PT Ultrajaya mendulang sukses secara terus menerus sebagai hasil konsistensi dalam menerapkan startegi bisnisnya serta selalu mengembangkan sumber daya dan teknologi yang dimilikinya. Hal ini tentunya untuk memproduksi produk yang seterusnya diterima konsumen Indonesia. 
  • Dengan keunggulan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, peluncuran produk-produk baru untuk mengisi celah pasar yang ada dan tekad kuat kami terhadap kualitas terbaik akan memastikan bahwa kami dapat meraih pangsa pasar yang lebih besar di Indonesia di masa-masa mendatang. 
  • Hingga kini, jaringan distribusi Ultra telah menjangkau seluruh daerah di Indonesia, didukung dengan strategi marketing yang sudah terintegrasi untuk mempertahankan dan terus membangun ekuitas brand dan memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia. 

Tahap Maturity

  • Ultra secara terus menerus memiliki investasi-investasi penting dengan berbagai perbaikan dalam aktivitas marketing, teknologi, pengembangan produk, dan yang paling penting adalah sistem distribusi. Jangkauan distribusi Ultra merupakan salah satu jangkauan distribusi terluas di Indonesia , yang telah menjangkau pulau-pulau di Indonesia dari Sumatera sampai Papua.
  • Saat ini Ultra pun telah menjangkau lebih dari 25.000 whole saler yang masing-masing secara kolektif menjual produk ke lebih dari 65.000 retailer (baik local modern market maupun pasar tradisional), hotel, dan penggunaan secara komersial. Sementara itu, jalur distribusi di pulau Jawa saat ini juga terdiri dari lebih dari 300 sales professional, dengan lebih dari 100 armada, dan 20 kantor cabang. 

Analisis Strategi PLC PT Frisian Flag

Tahap Introduction

  • Pada tahun 1968, PT Friesche Vlag Indonesia didirikan melalui kemitraan dari Cooperatieve Condensfabriek Friesland dan perusahaan lokal. Pada tahun 1969 , Pabrik Pasar Rebo didirikan , dan pada tahun 1971 , itu mulai memproduksi susu kental manis dan mendistribusikan produk di seluruh Indonesia. 
  • Pada fase ini perusahaan mencoba untuk mengenalkan produk baru yang mereka buat yaitu susu kental manis. Pada awalnya perusahaan ini hanya mensegmentasikan produknya pada kalangan tertentu saja terutama menengah ke atas. Hal ini dikarenakan masih tingginya tingkat kemiskinan pada saat itu dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi susu. 

Tahap Growth

  • Pada tahun 1977 ,PT Foremost Indonesia diambil alih sehingga perusahaan memperoleh Ciracas plant, sehingga PT Firesche Vlag Indonesia memiliki dua pabrik operasional di Pasar Rebo dan Ciracas. Hal ini dilakukan karena pada saat itu terjadi peningkatan permintaan akan produk susu kental manis sehingga perusahaan memutuskan untuk mengakuisisi PT Foremost untuk meningkatkan kapasitas produksi.
  • Tidak hanya memproduksi susu kental manis , PT Friesche Vlag Indonesia kemudian memproduksi susu bubuk pada tahun 1979, yang merupakan susu pertumbuhan pertama di Indonesia diproduksi pada tahun 1988, dan kemudian memproduksi susu UHT pada tahun 1991.

Tahap Maturity

  • Kesadaran masyararakat akan kesehatan susu semakin tinggi pada fase ini. Pada tahun 2002, PT Friesche Vlag menjadi PT Frisian Flag Indonesia. Dalam tahun tahun berikutnya, beberapa perusahaan yang tergabung dalam nama PT Frisian Flag Indonesia. 
  • Pada fase ini persaingan semakin ketat ditandai dengan makin banyaknya produk pesaing yang diproduksi oleh perusahaan lain sehingga mendorong perushaan ini untuk terus melakukan inovasi demi mempertahankan eksistensinya.

Analisa Strategi Bersaing

Analisis Strategi Bersaing PT Ultrajaya

  1. Ultrajaya menetapkan Standar Quality Control & Higienitas end to end yang tinggi untuk menjamin kualitas dan tingkat keamanan produk dalam proses produksinya. Ultrajaya selalu berinovasi dalam setiap proses produksi untuk menjamin kepuasan pelanggan. 
  2. Konsistensi kualitas, rasa dan konsisten dalam komunikasi pemasaran yang lebih menekankan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat inilah yang menjadikan Ultra Milk tetap bertahan dan memiliki brand equity yang kuat.
  3. Ultrajaya merupakan perusahaan produk susu pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi UHT. Ultrajaya juga telah menerapkan ISO 22000 tentang sistem keamanan pangan, dan kemasan produk Ultrajaya pun menggunakan kemasan aseptik yang menjamin kualitas, konsistensi rasa, dan nutrisi alami produk tetap terjaga. 
  4. Mendirikan PT UPBS (Ultra Peternakan Bandung Selatan), sebuah peternakan sapi perah bersistem koloni dengan fasilitas internasional yang berada di Pangalengan, Jawa Barat. Sekitar 3.200 ekor sapi berkualitas didatangkan dari Australia dan Selandia Baru untuk dipelihara, dan diperah secara otomatis untuk menghasilkan susu cair terbaik. 


Analisis Strategi Bersaing PT Frisian Flag

  1. Meningkatkan kapasitas produksi. Saat ini, mereka memproduksi susu dari dua pabrik yang terdapat di Ciracas dan Pasar Rebo, Jakarta. Kapasitas produksi dari kedua pabrik ini sudah mencapai 2,5 juta liter per hari, tumbuh 15% dari kapasitas produksi tahun lalu.
  2. Demi menjaga pasokan susu sapi di dalam negeri, perusahaan kerap mengadakan pelatihan bagi para peternak sapi. Misalnya, pelatihan mengenai cara meningkatkan produktivitas susu sapi serta cara menjaga agar mutu sapi terjamin.
  3. Frisian Flag selalu berkomitmen untuk tidak mempromosikan susu formula seperti keputusan Menteri Kesehatan dan World Health Organization (WHO). Jika ada karyawannya yang terbukti ketahuan mempromosikan susu formula, hukumannya adalah pemecatan.
  4. Frisian Flag juga terus memberikan bantuan bagi masyarakat di lingkungan pabrik. Misalnya, bekerja sama dengan sekolah-sekolah dan memberi informasi soal nutrisi, memberi kesempatan bagi anak-anak sekolah untuk melakukan kunjungan ke pabrik, juga kesempatan bagi mahasiswa untuk melakukan praktik kerja di perusahaan.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis strategi bersaing dan PLC dua perusahaan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa meskipun kedua sama-sama memproduksi produk olahan susu namun nyatanya kedua perusahaan tersebut memiliki strategi bersaing yang berbeda. Untuk PT Frisian Flag, perusahaan ini terkenal dengan sejarahnya yang panjang sehingga perusahaan ini tidak perlu lagi mempromosikan kualitas produknya karena sudah terbukti sejak lama. Namun apabila ditinjau umur perusahaan yang sudah hampir satu abad, perusahaan ini cenderung kurang melakukan inovasi-inovasi pada produknya sehingga apabila dibandingkan dengan PT Ultrajaya yang umurnya jauh lebih muda apabila dibandingkan dengan PT Frisian Flag PT Ultrajaya memiliki keberagaman jenis produk yang lebih beragam. Hal ini membuktikan bahwa PT Ultrajaya lebih gencar melakukan pengembangan produk dan promosi pada produknya.


DOWNLOAD SLIDE NYA DISINI


No comments:

Post a comment

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..