Seputar Dunia IT dan Fakta Unik Lainnya

Friday, 7 August 2020

Pengertian Dan Fungsi Pasar Modal

 

Dalam berinvestasi, masyarakat awam lebih mengenal instrumen berupa properti dan emas. Hanya sebagian kecil orang yang mengetahui tentang pilihan investasi melalui pasar modal. Padahal, pilihan berinvestasi menggunakan capital market, tidak hanya memberi peluang mendapat keuntungan. Namun, kamu juga berperan aktif dalam meningkatkan kondisi perekonomian dalam negeri. 

Lalu, bagaimana investasi pasar modal dapat mendorong kondisi ekonomi nasional? Untuk mendapat jawaban atas pertanyaan ini, kamu perlu terlebih dahulu mengetahui pengertian dari capital market. Dari situ, kamu bakal bisa tahu fungsi serta peranannya dalam upaya meningkatkan kondisi ekonomi sebuah negara. 


Pengertian Dan Fungsi Pasar Modal 


Dalam pengertian yang secara luas, pasar modal merupakan tempat bertemunya dua pihak, yaitu investor dan emiten. Investor berperan sebagai pihak yang memiliki dana. Sementara itu, emiten merupakan sebuah badan usaha yang membutuhkan modal dan mengeluarkan surat berharga untuk diperdagangkan. 

Selain melibatkan investor dan emiten, kamu juga akan menemukan beberapa pihak yang turut berpartisipasi di dalam pasar modal. Mereka berfungsi sebagai pihak yang menemukan antara investor dengan emiten. Ada 3 pihak lain yang bakal kamu temukan di bursa efek, yaitu:

* Underwriter Atau Penjamin Misi 

Keberadaan penjamin emisi dalam pasar modal memiliki fungsi penting, karena memiliki tanggung jawab ketika terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh emiten. Di bursa efek, kamu bisa menemukan underwriter berupa bank komersial, bank investasi, ataupun perusahaan pialang.  

* Broker Atau Pialang 

Dalam setiap aktivitas jual beli surat berharga di bursa efek, kamu akan menemukan keberadaan tenaga broker atau pialang. Fungsi utama dari broker adalah sebagai perantara dagang yang menjembatani investor dengan emiten. 

* Manejer Investasi

Selanjutnya, kamu bisa menemukan manajer investasi, yang punya tugas mengelola efek dari para nasabah yang telah mempercayakan investasi kepadanya. 

Pasar modal juga dikenal dengan istilah bursa efek. Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai jenis surat berharga yang setiap hari diperdagangkan. Jenis-jenis surat berharga tersebut di antaranya adalah : 

÷ Saham
Saham merupakan surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan. Investor yang memiliki saham di sebuah perusahaan, berhak untuk mendapatkan dividen atau pembagian laba. 

÷ Raksadana
Reksadana dikenal sebagai instrumen investasi yang menjadi wadah untuk pengumpulan serta pengelolaan dana beberapa investor. Dana tersebut kemudian dikelola manajer investasi menjadi berbagai instrumen, seperti pasar uang, obligasi, saham, atau efek lainnya. 

÷ Surat Utang Atau Obligasi
Kamu juga bisa mendapatkan surat berharga berupa obligasi di pasar modal. Kepemilikan surat utang dapat dipindahtangankan, dan pemegangnya memiliki hak untuk memperoleh bunga serta pelunasan utang pada jangka yang telah ditentukan.  
 

 *Excgange Traded Fund (ETF)

Surat berharga yang satu ini sebenarnya memiliki kemiripan dengan reksadana, sama-sama dikumpulkan secara kolektif. Hanya saja, EFT bisa diperdagangkan di bursa efek layaknya saham. 

* Derivatif 

Selanjutnya, ada pula surat berharga dalam bentuk derivatif. Surat berharga ini dikenal sebagai bentuk turunan dari saham. Terdapat 2 jenis derivatif yang bisa kamu temukan di pasar modal Indonesia, yaitu warrant dan right


Keuntungan Berinvestasi Dipasar Modal

Dibandingkan dengan instrumen investasi lain, menanamkan modal di bursa efek memberi 5 keuntungan utama, yaitu :

1. Cara Pencairan Yang Mudah

Kalau kamu butuh uang cepat, caranya mudah. Kamu tinggal menjual efek yang dimiliki. 

2. Bisa Dilakukan Dengan Dana Kecil

Pembelian efek bisa dilakukan dengan dana terbatas. Kamu bisa memperoleh 100 lot saham dengan biaya kurang dari Rp100 ribu. Demikian pula investasi pada reksadana yang membutuhkan modal kecil. 

3. Tingkat Keuntungan Lebih Besar

Kepemilikan efek di pasar modal memberi tingkat keuntungan cukup besar. Sebagai contoh, kepemilikan saham tidak hanya membuat kamu bisa mendapatkan capital gain. Kamu juga punya kesempatan untuk memperoleh dividen. 

4. Nilai Investasi Bisa Terus Berkembang

Dibandingkan dengan menabung, investasi di pasar modal jauh lebih menguntungkan. Kamu punya kesempatan untuk meraih keuntungan berlipat seiring dengan berjalannya waktu—dikenal dengan efek compound

5. Bisa Digunakan Sebagai Jaminan

Terakhir, kamu dapat memanfaatkan kepemilikan efek, seperti saham, sebagai jaminan pengajuan utang. Mekanisme pengajuan utang dengan agunan saham adalah praktik yang sah di mata aturan perundang-undangan Indonesia. 

Dengan berbagai keuntungan dan peranan pentingnya, berinvestasi lewat pasar modal bisa jadi salah satu pilihan menarik, kan? Yuk, mulai berinvestasi sekarang! 


Sumber Informasi : Niko Rahmadhani


No comments:

Post a comment

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Blog Archive