Seputar Dunia IT dan Fakta Unik Lainnya

Saturday, 11 July 2020

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen

Ada hal yang mendadak yang membuat kita harus untuk menghubungi dosen kita. Namun, bagaimana jika dosen kamu adalah dosen yang killer? Apakah yang akan kamu ucapkan di WhatsApp agar sang dosen meresponmu? Tenang.. Mimin kasih sedikit bocoran etika atau bisa disebut kiat kecil, agar WhatsApp kamu di respon sama dosen kamu

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel



1.  Ucapkan Salam Pembuka

Kamu bisa mengucapkan selamat pagi atau siang atau kapan pun sesuai dengan waktu saat kamu menghubungi dosen kamu. Atau jika dosen kamu seorang muslim, kamu bisa mengucapkan salam pembuka dengan kata "Assalamualaikum". Kenapa harus ucapin salam pembuka? Ini bertujuan agar dosen menilaimu seabagai pribadi yang mempunyai tata krama.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


2. Perkenalkan Diri

Setelah mengucapkan salam, selanjutnya kamu harus memperkenalkan diri ya! Perkenalan diri di sini bukan perkenalan diri seperti biasa, namun kamu memperkenalkan dirimu sebagai status mahasiswa/i. Seperti, nama, fakultas, kelas dan juga nomor induk mahasiswa/i ya. Karena, ga mungkin kalau dosen menyimpan semua nomor mahasiswanya kan? Jadi, jangan sampai dosen bingung, siapa yang me-nge-chat dia.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


3. To The Point!

Nah, ini penting juga nih! Karena, kamu menghubungi dosen pasti ada tujuannya, bukan? Kalau sudah mengucapkan salam dan perkenalan diri, kamu langsung tuh sampaikan apa tujuan kamu menghubungi sang dosen. Jangan bertele-tele! Karena takutnya dosen malah jenuh dan bosan baca chat kamu yang ga jelas tujuannya apa, jadi, kamu harus to the point aja bilang tujuan kamu menghubungi sang dosen untuk apa.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


4. Tak Perlu Boros Emoji

Ingat nih ya, kamu itu chat ke dosen, bukan ke teman! Jadi, kamu harus jaga etika dalam menghubungi dosen dengan TIDAK mengirim emoji yang tak penting. Karena emoji yang tidak penting itu sangat membuat dosen risih dan dianggap lebay.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


5. Jangan Paksa di Balas Cepat

Kamu pasti punya kesibukan sendiri, begitu juga dengan dosenmu, Jika pertanyaanmu sangat mendesak, jangan paksa dosen untuk membalas cepat, sampai-sampai mengirim spam chat dengan "P". Jangan sampai! Ingat, yang kamu hubungi ini adalah dosen, jadi jika memang mendesak, kamu bisa hubungi lagi dan dengan kata-kata yang sopan yaaa. Kalau masih belum di respon dosen, kamu bisa hubungi lagi besok hari.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


6. Ucapkan Terimakasih dan Salam Penutup

Kamu bisa mengucapkan terimakasih setelah kamu menyampaikan inti kamu menghubungi dosen mu, atau bisa setelah dosen menjawab pertanyaanmu. Jangan juga salam penutup seperti "Maaf mengganggu waktunya" dan sebagainya. Dengan mengucapkan terimakasih dan salam penutup, dosen akan menganggap kamu sebagai pribadi yang bisa menerima pendapatnya dan yang ramah.

Jangan Anggap Sepele, Berikut Etika WhatsApp ke Dosen The Zhemwel


Buat kamu yang selama ini takut menghubungi dosen, kamu bisa coba beberapa tips di atas. Tips ini merupakan etika dalam menghubungi orang yang penting termasuk dosen. Jadi, jangan sampai chat dosen dengan kata-kata sehari hari ya! Kalau seperti itu, pasti kamu tidak di respon, hehehe


By : kuliahyukkk


No comments:

Post a comment

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Blog Archive