Seputar Dunia IT dan Fakta Unik Lainnya

Friday, 17 July 2020

Keuntungan Dan Kerugian Nikah Muda

 
Belakangan, nikah muda banyak diminati para remaja. Entah sejak kapan fenomena nikah muda mulai ada dan berlanjut hingga hari ini.


Ditambah dengan gembar-gembor di media sosial, menikah muda seolah jadi ajang perlombaan, siapa duluan atau siapa lebih cepat menikah. Padahal, menikah itu adalah keputusan besar. Ini bukan cuma soal cinta antara pria dan wanita saja, tapi tentang menjalani hidup bersama secara utuh. Menikah di usia mudapun begitu. Butuh kesiapan matang, baik secara fisik, mental, dan tentu saja finansial untuk kehidupan ke depan.


Keuntungan Nikah Muda

Menikah di usia muda sering dianggap hal buruk dan membuang banyak kesempatan emas yang dapat dicapai semasa lajang. Bahkan, tak sedikit yang percaya bahwa nikah muda rentan menimbulkan perceraian. Namun, kamu harus tau bahwa menikah muda tidak melulu berujung negatif. Karena, ada banyak manfaat dan keuntungan nikah muda yang didapatkan.

  • Saling Mendukung
Salah satu keuntungan menikah muda adalah kamu punya seseorang yang siap mendukung apapun keputusan dan keinginan baikmu. Misalnya, kamu ingin menyelesaikan pendidikan, tentu pasangan akan mendukung dan memberikan semangat kepadamu. Rasanya, menjalani hari-hari berat dengan segudang pekerjaan rumah ditambah lagi tugas kuliah, akan terasa ringan diselesaikan.

  • Menikmati Petualangan Bersama
Menikah bukan hanya persoalan kegembiraan saat hari pernikahan saja. Lebih dari itu, menikah adalah komitmen pasangan untuk mengarungi kehidupan bersama. Setelah menikah, kamu akan menjalani siklus harian yang perbedaannya sangat jauh dibandingkan saat masih sendiri. Siap tidak siap, segala risiko harus dihadapi. Tapi jangan khawatir, petualangan hidup dengan berbagai tantangan itu tidak akan kamu lalui sendirian kok.

  • Merencanakan Masa Depan Lebih Mudah
Bersama pasangan, segala hal termasuk rencana-rencana di masa depan terasa lebih mudah untuk direalisasikan. Kamu dan pasangan akan bekerja sama mewujudkan mimpi tersebut. Inilah mamfaat menikah muda yang mungkin masih diragukan sebagian besar orang.

  • Tumbuh Dan Belajar Banyak Hal
Hari-hari yang dilalui bersama, akan membuat sesama pasangan saling memahami satu sama lain. Kekurangan pada suami, akan ditutupi dengan kelebihan istri. Begitu pula sebaliknya. Take and give dalam kehidupan rumah tangga itu penting. Dengan begitu, kamu dan pasangan akan belajar banyak hal baru, menyadari satu persatu, dan di sanalah makna tumbuh bersama yang sebenarnya.

  • Keuangan Lebih Terkontrol
Percaya deh, kalau sudah menikah, keuangan kamu akan lebih terkontrol. Apalagi, kalau kamu dan pasangan sama-sama bekerja. Keuntungan menikah muda itu salah satunya bisa membantu kondisi finansial bersama. Kalian akan saling back-up untuk urusan keuangan.


Kerugian Nikah Muda


  • Tidak Sebebas Masa Lajang
Usia 20-an biasanya usia yang cukup produktif. Tapi kalau memutuskan nikah muda , keinginan mengeksplor diri tentu tidak sebebas saat lajang. Kalaupun ingin mengekspresikan diri, kamu setidaknya harus meminta izin dulu kepada pasangan. Jadi, kalau merasa masih belum mampu mengendalikan ego untuk hal semacam ini, ada baiknya pikirkan lebih matang lagi untuk menikah muda.

  • Berkurangnya Me Time
Mungkin, saat masih sendiri kamu bisa sesuka hati me time dengan melakukan hal-hal favorit, kapan saja. Namun saat sudah menikah muda, terutama langsung punya anak, waktu me time otomatis akan berkurang.

  • Mental Dan Psikologis Belum Matang



Campur tangan orang tua sudah mulai berkurang saat kamu memutuskan nikah muda. Kamu tidak hanya bertanggung jawab pada diri sendri, tapi juga pada pasangan. Tapi salah satu kekurangan menikah muda adalah mental dan psikologis kamu belum matang sepenuhnya. Seringkali, gara-gara itu banyak pasangan yang terjebak dalam situasi. Alhasil, rumah tangga pun jadi penuh konflik dan tidak stabil.

  • Belum Berpengalaman Menghadapi Masalah Besar
Pasti, pasangan yang menikah di usia muda belum punya pengalaman cukup banyak dalam menghadapi hal-hal besar seperti menikah dan berumah tangga.
Terkadang, itu berpengaruh pada kadar kedewasaan. Jadi, kamu perlu intropeksi diri lagi sebelum melaju ke jenjang pernikahan ya.

  • Perceraian



Nah, kerugian satu ini memang banyak dikhawatirkan orang-orang pada umumnya. Perceraian semacam momok menakutkan karena menimbulkan aib keluarga. Kalau memang mau menikah muda, sebaiknya persiapkan lagi segala kemungkinan yang bakal terjadi ya. Kita semua termasuk kamu dan pasangan, tentu tak ingin kan menikah muda berujung dengan perceraian?



No comments:

Post a comment

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Blog Archive