Seputar Dunia IT dan Fakta Unik Lainnya

Tuesday, 27 September 2016

Publik Speaking - Penyebab Kamu Tidak Mampu Mencapai Tujuanmu | Word .doc

Tujuan : Supaya setiap orang yang mempunyai mimpi tinggi untuk sukses bisa menggapai tujuannya dan bisa lebih memperbaiki diri.

Opening : Ketika kita merasa lelah atau mengeluh , berarti kita sedang memperjuangkan sesuatu. Apapun yang membuat kamu capek, berarti itu tanda bahwa kamu sedang berjuang. Kadangkala hasil yang kita raih itu ga sesuai dengan harapan. Itulah kenapa kamu senang berandai-andai, komplen, dan ga jarang kamu akan mecoba lagi.

Body : Berikut ini adalah penyebab kamu tidak mampu mencapai tujuan:
  1. Ekspektasi kamu ketinggian. Kadang ekspetasi kamu ketinggian untuk hasil yang nantinya kamu raih, ekspetasi yang ketinggian itu ga baik. Maksudnya ketinggian disini bukan lebih tinggi dari kemampuan, tapi jauh lebih tinggi dibanding usahamu.
  2. Usaha kamu kurang maksimal. Salah satu penentu sebuah keberhasilan ya pasti usaha. Nah, ketika kamu udah berusaha,tapi hasilnya ga sesuai harapan, boleh jadi usaha kamu kurang maksimal atau males.
  3. Ga berdoa. Kadang saking fokusnya berusaha, kamu lupa sama yang member kehidupan,sombong, Dia lah yang maha penentu usahamu sukses atau engga.

Closing : Sekarang kamu tau kan kenapa kamu tidak mampu mencapai tujuanmu? Well, keep spirit, give your best effort and don’t forget to praying! Semoga berhasil.

-------

Disini saya akan menjelaskan apa aja sih yang penyebab kamu tidak mampu mencapai tujuanmu “Ketika kita merasa lelah atau mengeluh, berarti kita sedang memperjuangkan sesuatu.” jadi , apa pun yang membuat kamu capek, berarti itu tanda bahwa kamu sedang berjuang. Namun, kadangkala, hasil yang kita raih itu tidak sesuai dengan harapan. Itulah kenapa kamu sering berandai-andai, komplen, dan tidak jarang kamu enggan mencoba lagi.

Nah, maka dari itu saya akan memberika satu per satu alasan kenapa kamu tidak mampu mencapai tujuan sesuai rencanamu. Pahami ya!


Ekspektasi Kamu Ketinggian

Tidak bisa dipungkiri, setiap kali kamu berusaha, ada ekspetkasi yang mengiri usaha tersebut. Permasalahannya, kadang ekspektasi kamu ketinggian untuk hasil yang nantinya kamu raih. Perlu kamu tau , ekspektasi yang ketinggian itu ga baik. Maksudnya ketinggian di sini bukan lebih tinggi dari kemampuanmu, tapi jauh lebih tinggi dibanding usahamu.

Ekspektasi adalah harapan besar yang kamu taruh pada sesuatu yang kamu anggap akan mampu dicapai, padahal kenyataannya belum tentu. Misalnya : Kamu pengen masuk organisasi, ekspetasi kamu masuk BEM tapi kamu  kurang mempelajari bagian apa aja di BEM dan fungsi nya BEM saat di interview kamu bakal kaku dan bingung untuk menjawabnya kemudian kamu kecewa karna ekspetasi tinggi kamu tidak tercapai.

Apa pun usahanya, silakan berekspektasi tapi jangan ketinggian. Kalo tidak kesampaian, ya kamunya juga yang nyesek sendiri.

Usaha Kamu Kurang Maksimal

Salah satu faktor penentu sebuah keberhasilan ya pasti usaha. Nah, ketika kamu udah berusaha, tapi hasilnya tidak sesuai harapan, boleh jadi usaha kamu kurang maksimal atau males. Kurang maksimal ini maksudnya, untuk satu hal yang kamu perjuangkan, sebenarnya kamu bisa lebih gigih mengerahkan usaha, tapi kamu merasa enggan, atau katakanlah, udahlah-segitu-aja alias capek dikit udah ngeluh.

Setiap proses yang melibatkan ketekunan itu tidak akan membohongi hasil. Pada suatu ketika, Aku inget, Seseorang bilang gini “Raisa sama pengamen kan sama-sama penyanyi. Kira-kira, di awal kariernya, siapa yang dapet duit duluan?” Pengamen lah. Kadang baru mangap dikit doang di warung, udah dikasih duit receh. Nah.. Apakah mendapatkan hasil duluan itu bisa menjadi tolak-ukur kesuksesan? Tidak. Raisa, meskipun baru belakangan dapet duitnya, terbukti sekarang dia udah dikenal di seluruh penjuru Indonesia. Berkat apa? Ketekunan, dan kesabaran, serta usaha keras. Coba direnungkan sambil dengerin lagu buat muhasabah~

Tidak Berdoa

Kadang, saking fokusnya berusaha kamu lupa sama yang memberi kamu kehidupan, sombong, Dia lah yang Maha Penentu usahamu sukses atau tidak. Jangankan Tuhan, temen aja kalo tau kamu sombong pasti malas.

Praying is a must. Selalu percaya dengan keajaiban. Ada tiga tipe pengabulan doa, yaitu doa yang dikabulkan segera, dikabulkan pada waktu yang tepat, atau dikabulkan dengan yang lebih baik. Sebab Tuhan tau apa yang kamu butuh. Panjatkan doamu setiap kali hendak berusaha, jangan pernah berhenti meskipun hasil udah di tangan. Supaya kamu juga tidak gampang puas, dan bukan berarti itu kamu tidak bersyukur, ya.

Satu hal yang kamu harus sadari dalam berdoa adalah konten doamu. Iya, berdoa pun tidak begitu aja mengucap apa isi harapan yang ingin dikabulkan harus spesifik. Biar Tuhan mengabulkannya juga sesuai yang kamu harapkan.

Misalnya doa, nih: Ya Tuhan, aku pengin punya suami yang ga merokok kesehatan aja dijaga apalagi aku, taat agama shalat aja diingat apalagi aku , mampu memahami, wajah dan senyumnya manis, tidak suka drama, tinggi tidak terlalu gendut, low profile, mau diajak berjuang bersama, sayang sama orang tua dan calon mertua. aamiin yang kenceng ya~

Sekarang kamu tau kan kenapa kamu tidak mampu mencapai tujuanmu? Well, keep spirit, give your best effort and don’t forget to praying! Semoga berhasil.


Download Wordnya DISINI


8 comments:

  1. Saatnya introspeksi diri, makasih pencerahannya

    ReplyDelete
  2. Yang pasti, usaha dan doa harus seimbang...

    Nice post gan...

    ReplyDelete
  3. bener gan, ekpestasi tinggi malah bisa membuat kita stress karena tujuan tidak tercapai.

    ReplyDelete
  4. Wah harus segera move on ini, harus lebih semangat.
    Hehe
    Yang pasti usaha dan doa harus dijalankan secara seimbang.
    Terimakasih infonya.

    ReplyDelete

BILA ANDA MEMASUKKAN LINK HIDUP, MAKA AKAN OTOMATIS TERDELETE..

Blog Archive